3:05 AM
Sejarah
Pendirian SMA (Sekolah Menengah Atas) Negeri 12 Jakarta, tidak
terlepas dari prakarsa masyarakat yang bekerjasama dengan Dinas
Pendidikan Nasional. Sebelumnya, nama sekolah ini adalah SMA Persiapan
Negara yang berlokasi di Cipinang, Jakarta Timur. Saat itu, tempat untuk
mengadakan kegiatan belajar-mengajar adalah Aula Balai Desa dan Gudang
Pertanian. Setelah memperoleh lahan, dibangunlah bangunan lokal semi
permanen yang terdiri dari 4 ruangan. Jumlah siswa yang bersekolah waktu
itu adalah 72 orang. Akhirnya, berdasarkan SK Menteri Pendidikan Dasar
dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan nomor : 86/S.K/B III tanggal 21 September 1964, pada tanggal 1 Agustus 1964 diresmikanlah SMAN 12 Jakarta.
Seiring bertambahnya siswa yang belajar di sekolah itu, tahun 1965 -
1966 gedung SMAN 12 Jakarta mulai dibangun secara permanen. Sebelumnya,
SMA Negeri 12 Jakarta memiliki kelas jauh di Jl. Bulak Timur I 10/11.
Namun pada tahun 1979,
kelas jauh tersebut memisahkan diri dan kini bernama [[SMA Negeri 59
Jakarta] dan [SMA Negeri 50 Jakarta]]. Pada 1991, gedung sekolah
mengalami renovasi total. Sekolah ini dibangun menjadi 3 lantai. Selama
pengerjaan pembangunan sekolah, siswa-siswanya menggunakan gedung SMP Negeri 255 Jakarta sebagai tempat belajar. Pada 1992/1993, gedung sekolah bisa digunakan kembali dan peresmiannya dilaksanakan oleh Gubernur DKI (Daerah Khusus Ibu Kota) Jakarta, Wiyogo Atmodarminto. Tahun ajaran 1999 - 2000 sekolah mendapat tambahan kelas, sehingga para siswa semuanya bisa masuk pagi.
Mutu dan keberhasilan siswa dalam proses belajar-mengajar, dari tahun
ke tahun mengalami pasang surut. Berkat usaha guru, bersama pimpinan
sekolah dan dibantu oleh karyawan SMAN 12 Jakarta, sekolah ini tercatat
sebagai sekolah unggulan di Jakarta Timur pada tahun ajaran 2003/2004.
Saat ini, SMAN 12 Jakarta termasuk sekolah unggulan di Provinsi DKI
Jakarta.
0 comments:
Post a Comment